Warga Desa Berancah Di Gemparkan Ada nya Kasus Pembunuhan


Bengkalis,Kabarmonitor.com- Masyarakat Desa Berancah di gemparkan dengan dugaan terjadinya  pembunuhan di desa Berancah kecamatan Bantan kebupaten Bengkalis ,lokasi kejadian di jalan Kartini Dusun makmur pada hari Rabu 9 April 2026 


Suasana damai Desa Berancah, Kecamatan Bantan kembali digemparkan peristiwa mengerikan. Seorang pria berinisial W berusia 55 tahun ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan dengan sejumlah luka di tubuhnya.


Peristiwa naas ini memicu spekulasi keras di masyarakat sebagai tindak pidana berat berupa perampokan yang disertai pembunuhan, mengingatkan korban ditemukan dalam kondisi tidak berdaya.


Kapolsek Bantan, Iptu Muhammad Iskandar, saat dikonfirmasi awak media ini , membenarkan kejadian tragis tersebut. Menurutnya, tim kepolisian langsung bergerak cepat melakukan pengolahan Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara menyeluruh.


“Saat ini korban sudah kami evakuasi dan bawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan Visum. Kasus ini sudah ditangani langsung oleh tim penyidik Reskrim Polres Bengkalis,” tegas Iptu Iskandar.


Terhadap dugaan motif sementara perampokan, pihak kepolisian bersikap sangat hati-hati.


“Kami belum bisa menyimpulkan secara mutlak motifnya seperti apa. Memang terlihat secara fisik korban memiliki luka-luka, tapi apakah ini perampokan, konflik pribadi, atau lainnya, kami tunggu hasil visum dan pendalaman saksi. Semua kemungkinan masih terbuka lebar,” tegasnya.


Berdasarkan kronologi yang berhasil dihimpun, korban terakhir kali terlihat dalam keadaan baik-baik saja pada pukul 22.00 WIB malam sebelumnya.


“Yang jelas pada jam 10 malam tadi, korban masih terlihat duduk santai dan bersembang bersama kawannya di depan rumah. Namun, sekitar pukul 22.00 WIB, ketika temannya kembali, kondisi korban masih baik baik saja dan ditemukan tewas tadi pagi” ungkapnya


Kabar kematian korban baru menyebar luas ke warga pada pagi harinya, sekitar pukul 09.00 WIB, melalui pesan berantai WhatsApp yang mengejutkan seluruh warga desa Berancah.


Korban dikenal warga setempat dengan nama Wipeng (55 tahun). Ia merupakan sosok yang tinggal seorang diri, berstatus lajang atau belum pernah menikah seumur hidupnya. Keluarga besar korban diketahui berada jauh di wilayah Selat Panjang.


“Sehari-harinya korban berprofesi sebagai pedagang atau pengepul pinang dan karet. Dia orangnya periang, sering duduk-duduk di lokasi kejadian tersebut bersama teman-temannya,” jelas Chandra Kusuma, Pj Kepala Desa Berancah.


Ia juga menuturkan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh petugas Linmas desa Berancah bernama Ijal yang sedang melakukan patroli rutin dan selalu mematikan lampu jalan dirumahnya korban dan sekaligus meramban pakan ternak.


“Kami sangat berharap aparat penegak hukum dapat segera mengungkap kasus ini dan menangkap pelakunya. Ini adalah duka besar bagi kami warga Desa Berancah,” tambahnya dengan nada sedih.


Salah satu warga bernama Toyib yang juga kenalan korban menceritakan bahwa aktivitas ekonomi korban belakangan ini sedang lesu.


“Dia memang beli karet dan madu. Tapi untuk dagangan madunya katanya sudah ‘stop’ atau berhenti karena sepi pembeli. Jadi aktivitas utamanya belakangan ini lebih ke karet,” ujar Toyib.


Hingga berita ini diturunkan, proses penyelidikan terus berjalan intensif. Polisi masih mendalami siapa saja orang terakhir yang berinteraksi dengan korban sebelum kejadian naas itu terjadi.

Kabiro Bengkalis M. Riduwan 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak